Nelson Pardosi membalas komentar Anda di jawaban untuk: "Mengapa banyak budaya Jawa yang penuh dengan kesyirikan?"
Komentar Baru
Nelson Pardosi membalas komentar Anda di jawaban untuk: "Mengapa banyak budaya Jawa yang penuh dengan kesyirikan?"
Kalau dipersembahkan untuk setan memang haram. Tetapi kan tidak begitu.
Sesajen dalam bahasa suku batak disebut Pelean, dalam bahasa Indonesia disebut Persembahan. Berarti umat Kristen setiap minggu dalam kebaktian memberikan sesajen karena dalam setiap kebaktian Minggu ada penyerahan persembahan.
Demikian juga dengan kewajiban perpuluhan , yaitu sepuluh persen dari seluruh penghasilan setiap individu, yg diserahkan kepada Kas Gereja yg digunakan utk kebutuhan diakoni sosial ( fakir miskin dan para janda ). Ini juga termasuk pelean atau persembahan atau sesajen. Pengorbanan umat untuk menyenangkan hati Tuhan, itulah sesajen.
Setiap masa dan budaya punya cara tersendiri menggambarkan keyakinan diri manusia atas eksistensi Tuhan. Dan mungkin saja ajaran agama itu bertumbuh dari budaya.