Penyesalan ku Memasuki sekolah SWASTA!!
Aku broken home,, hubungan orang tua ku selalu Tidak baik sejak aku umur 6 tahun bahkan aku sering mendengar mama menangis karna sikap papa yang main cewe sana sini, kami lebih sering berdua bahkan papa bisa saja tidak memberi ku uang bulanan dan untuk jajan di sekolah pun mama hanya sanggup memberi 2 ribu rupiah perhari:)) ,sejak kecil aku di tuntut dewasa sebelum waktunya kadang aku membantu mama menyelidiki wanita itu lewat hp jadul nokia dan hanya bisa menelfon keluarga papa untuk bertanya keberadaan papa dimana,tapi setiap aku bertanya kenapa papa tidak pulang mama selalu bilang papa sibuk jaga anak papa yang satunya ( btw mereka nikah udah bawa anak masing masing mama bawa anak 4 dan papa bawa anak 1 lalu mereka menikah dan lahirlah aku) 6 tahun berlalu aku pindah dari kampung ke kota banjarbaru, aku kira keadaan rumah tangga akan membaik karna saat pindah papa dan mama selalu bersama,, tapi nyatanya itu hanya angan angan semata aku kembali kehilangan sosok papa, pada saat aku duduk di bangku smp kelas 9 dan saat detik detik ujian kelulusan aku mendengar kabar bahwa papa aku menikah lagi dengan wanita lain, mama langsng pergi menyusul ke kampung dan sesampainya di kampung kepala desa disana berkata
"Dia sudah menikah siri kemaren menggunakan surat cerai istrinya yang terdahulu"
Dan surat itu di pergunakan untuk papa menikah lagi padahal papa blm mendapat izin dari mama ,,betapa hancurnya aku melihat mama yang sudah sejauh ini sabar dengan sikap papa namun hari itu mama bener bener hancur,, dan aku sudah mulai dewasa aku faham apa yang mama rasakan aku sempat membenci papa aku kecewa dengannya,, dan saat ujian kelulusan aku hanya bisa menangis aku tidak ada waktu belajar aku hanya menangis, dan menyesal sampai seorang wali kelas datang memelukku menguatkanku memberiku kacamata karna keadaan mata ku sangat bengkak hari itu sedangkan aku harus mehadapi layar komputer untuk menjawab soal.
Hari demi hari ujian ketulusan selesai dan saatnya pengumuman kelulusan jujur aku sangat pasrah dengan semua nilaiku aku mengakui aku gagal dalam menggapai nilai yang bagus karna otakku sudah terlalu penuh dengan semua masalah yang datang,, bahkan aku gagal untuk melanjutkan kesekolah favorit dan jurusan yang ku mau.
Dan saat aku lulus smp, kakak ku (anak dari papa) juga lulus SMA jadi kami sama sama membutuhkan sosok orang tua untuk mendukung langkah selanjutnya,, tapi harapan kaka ku hilang setelah dia yang sangat berpestasi di sekolah namun terkendala masuk kuliah hanya karna papa sibuk dengan istri baru nya alhasil dia hamil diluar nikah dan sekarang anaknya sudah berusia 2 thun,, sedangkn aku meimpikan masuk sekolah negeri juga gagal karna nilai dan zona wilayah ku terlalu jauh dan aku masuk ke sekolah swasta dengan bulanan yang lumayan menurutku bahkan bulanan nya pun sampai sekarang masih nunggak 2jt karna cuma mama yang membiayai sedangkan mama sekarang sudah tua.
Aku baru lulus dua bulan yang lalu, aku berkerja seadanya karna ijazah ku tidak bisa di keluarkan karna biaya nya belum ada untuk menebus itu,, kakak kakak ku yang lain anak mama semuanya sudah memiliki keluarga bahkan mereka tinggal jauh jauh dari kami karna mengejar pekerjaan kami bertemu hanya satu tahun sekali,, sungguh berat cobaan yang aku lewati selama ini tapi aku yakin allah tidak akan memberikan cobaan di luar batas kemampuan, aku yakin suatu saat aku bisa menebus ijazah dan melamar pekerjaan yang layak untuk membelikan mama rumah aku ingin menjadi sosok anak yang selalu ada buat mama walau papa sudah memiliki keluarga yang baru aku sudah tidak perduli, dan aku sudah memaafkan ny mungkin tidak semua lelaki seperti itu tapi aku berharap lelaki yang menjadi imamku kelak tidak seperti papa ku
Masya allah bonus foto aku sma mama pas acara di sekolah.
Terima kasih telah membaca aku memohon doa ya dari kalian karna ketika banyak orang berdoa untuk kebaikan dan 40 orang mengatakan aamiin insya allah allah akan mengabulkan doa tersebut :)) aku pernah mendengar itu dari guru smp ku seeyou kakak kakak online 🤗