kalau saya buat pertanyaan begini, boleh ngak ya?
karena memang demikian, memang pertanyaan itu menyentil ego, maka stress itu muncul
ego itu jati diri seseorang, sebuah pendirian akan nilai yang diyakini, bila pertanyaan yang dibuat menyentil ego nya, maka stress saat menjawab akan muncul.
dan tiap orang variasi bagaimana ego nya berjalan dalam kehidupannya, apakah
- pertanyaan provokatif ini benar menyentil nilai yang dia yakini penuh?
- apakah dia punya trait penyabar dan tahan diri?
maka akan muncul counter demikian
"ah jangan baper"
"gitu aja marah"
"kan gue cuma nanya, serius amat sih di medsos"
"ini kan pertanyaan yang harusnya dijawab dengan open minded"
orang yang dengan santai ngomong demikian setelah membuat pertanyaan provokatif sejatinya dialah yang egois
tidak menghormati ego orang lain
menganggap bahwa yang diajak ngomong itu robot ngak punya hati.
udah tahu ini medsos sejuta umat, posting ngak pake perasaan seakan "heh gue cuma mau ngomong sama kaum gue doang, lu aja baperan"
tapi buas maki maki umat lain depan umum
Pertanyaan nya adalah, apakah si penanya dengan sengaja secara niat memicu kemarahan, ada bias dalam niat bertanya?
kalau kamu sengaja ya salah dan sengaja, ya sadar diri.
jadi saya mohon maap kepada kawan muslim dan kristiani sekalian yang merasa tersinggung saya memohon maap, karena ini untuk contoh edukasi pertanyaan provokatif
karena saya tahu, itu menyinggung ego dan menyebabkan stress saat menjawab.
dan itu normal kalau anda sekalian marah dengan saya. Jadi saya minta maaf sedalam dalamnya
dear penanya, puas?
hendaknya berkomunikasi dengan mawas diri, kepekaan nurani, dan niat baik.
banyak kan di Quora berinteraksi 11 12 begini? kerdun sama domba sama aja kok ngak punya hati nya